Pemkot Bandung Fokus Benahi Sanitasi, Lingkungan dan Gizi Menuju Zero New Stunting,

  • Jul 18, 2026
  • Margahayu utara

Pemerintah Kota Bandung resmi meluncurkan program Bandung Utama Goes to Zero New Stunting sebagai bagian dari penguatan Gerakan Cegah Stunting,  gerakan ini menjadi langkah baru Pemkot Bandung dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui pendekatan yang lebih komprehensif dengan melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah kewilayahan, hingga masyarakat.

Peluncuran program berlangsung di Yess Coffee, Kota Bandung, Rabu (15/7/2026), dipimpin langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan didampingi Ketua TP Posyandu Kota Bandung Aryatri Benarto Farhan.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kota Bandung masih berada di angka 22,8 persen, lebih tinggi dibandingkan target nasional sebesar 16 persen.

Menurut Pak Wali, kondisi tersebut menjadi alarm bagi seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja lebih serius dan terbuka dalam menghadapi persoalan yang ada.

Pak Wali menyebut, berdasarkan data kewilayahan, sekitar 27 persen rumah di Kota Bandung belum memiliki septic tank yang layak sehingga masih berpotensi melakukan buang air besar sembarangan (BABS).

Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.

Ia juga menginstruksikan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) untuk mengoptimalkan Dapur Dahshat di setiap kelurahan sebagai pusat pengolahan makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang mengalami kekurangan gizi.

Pemkot Bandung menargetkan Kota Bandung mampu mewujudkan Zero New Stunting, yakni tidak muncul lagi kasus stunting baru.

Di Kota Bandung saat ini terdapat 2.004 Posyandu, dengan 2.003 di antaranya aktif, didukung oleh 14.797 kader Posyandu yang menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.

Harapannya peluncuran Bandung Utama Goes to Zero New Stunting mampu mengintegrasikan berbagai program yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri menjadi satu sistem pendampingan yang lebih terpadu.